Dulu, kamera DSLR Canon harus disambungkan ke Jepreto lewat aplikasi tambahan digiCamControl (DCC). Sekarang Jepreto Photobooth punya driver Canon EDSDK bawaan, jadi kamera Canon bisa langsung tersambung tanpa DCC dan tanpa setting webserver.
Panduan ini sudah disesuaikan dengan aplikasi Jepreto Photobooth versi 3.11.3.
Persiapan kamera
Sebelum membuka Jepreto, pastikan kamera Canon Anda sudah siap:
Sambungkan pakai kabel USB data ke laptop/PC yang menjalankan Jepreto.
Putar dial ke mode foto (P, Av, Tv, M, atau Auto), jangan di mode playback/lihat foto.
Atur koneksi USB ke PC Control / PTP, bukan MTP, kalau kamera Anda punya pilihan ini. Biasanya ada di menu pengaturan komunikasi atau koneksi USB kamera.
Tutup EOS Utility dan aplikasi kamera lain. Kamera hanya bisa dipakai satu aplikasi dalam satu waktu.
Format gambar JPEG atau RAW+JPEG. Format RAW saja tidak bisa dipakai.
1. Pilih Driver Kamera "Canon EDSDK (DSLR)"
Buka aplikasi Jepreto. Di control panel, bagian Pengaturan Kamera, ubah Driver Kamera menjadi "Canon EDSDK (DSLR)". Daftar kamera akan dimuat ulang otomatis.

2. Pilih Kamera di Input Kamera
Di kolom Input Kamera, pilih kamera Anda. Nama yang muncul adalah tipe kamera dan nomor serinya, misalnya Canon EOS 1300D (123456789). Kalau kamera belum muncul, klik tombol refresh ↻ di sebelahnya. Kalau berhasil, baris Kamera di Status Sistem akan menampilkan nama kamera berwarna hijau.

3. Tes Kamera lewat Pratinjau Kamera
Klik tombol "Pratinjau Kamera" di control panel. Jendela Camera Preview Test akan terbuka dan menampilkan live view dari kamera. Klik "Capture Photo" untuk mencoba mengambil satu foto, lalu klik "Close" kalau sudah. Kalau muncul pesan "Preview window loaded successfully!", cukup klik OK.

4. (Opsional) Atur Autofocus dan Exposure
Buka Pengaturan → Kamera. Ada beberapa pengaturan khusus Canon EDSDK:
Aktifkan Autofocus Berkelanjutan: kamera fokus ulang sebelum setiap foto. Berguna kalau jarak tamu ke kamera sering berubah.
Tunggu konfirmasi AF dari kamera (AF event): biarkan aktif untuk kamera baru. Untuk kamera lama seperti 600D, matikan opsi ini supaya jepretan lebih cepat.
Exposure Profiles: simpan setting Av, ISO, Tv, dan white balance supaya hasil foto konsisten. Set kamera ke mode M, klik "+ Tambah Profile Baru", lalu isi nilainya. Profile pertama otomatis menjadi default.
Klik "Simpan" setelah selesai.

5. Mulai Photobooth
Kembali ke control panel dan klik "Mulai Photobooth". Kamera Canon Anda siap dipakai.
Kalau kamera tidak terdeteksi
Input Kamera menampilkan "Canon DSLR (Not Detected)": cek lagi kabel USB, pastikan kamera menyala di mode foto, koneksi USB diset PC Control/PTP, dan EOS Utility sudah ditutup. Setelah itu klik refresh ↻.
Muncul "Kamera sedang sibuk" saat sesi: tunggu sebentar. Kalau sering terjadi, pastikan tidak ada aplikasi kamera lain yang terbuka.
Muncul "Kamera stream tidak dapat dimulai": pastikan kamera tersambung dan menyala, EOS Utility tertutup, dan kamera tidak dalam keadaan sleep. Cabut kabel USB, tunggu beberapa detik, lalu sambungkan lagi.
Pakai dua kamera Canon?
Jepreto bisa memakai kamera kedua lewat bagian Kamera 2 di control panel. Dua kamera Canon dibedakan lewat nomor seri, jadi pilih kamera yang berbeda untuk Kamera 1 dan Kamera 2. Driver Camera Control (DCC) tidak bisa dipakai untuk kamera kedua.
Kalau kamera Anda tidak terbaca oleh driver Canon EDSDK, Anda tetap bisa memakai DCC. Ikuti tutorial menghubungkan kamera dengan DCC.